Munculnya panggilan "Bunuh Prabowo" secara digital telah memicu diskusi sengit mengenai ambang kebebasan berbicara dan konsekuensi dari kemarahan publik. Segala pihak menilai ujaran semacam itu sebagai manifestasi dari kekecewaan mendalam terhadap keputusan suatu yang diambil oleh tokoh tersebut,